Belajar Terjemah Al-Qur'an Bersama "LPPIQ"
![]() |
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Muhammad Ali Ash-Shabuni mendefinisikan Al-Qur'an
sebagai berikut,
"Al-Qur’an adalah firman Allah yang tiada
tandingannya, diturunkan kepada Nabi Muhammad S.A.W penutup para nabi dan
rasul, dengan perantaraan Malaikat Jibril dan ditulis pada mushaf-mushaf yang
kemudian disampaikan kepada kita secara mutawatir, serta membaca dan
mempelajarinya merupakan ibadah, yang dimulai dengan surah Al-Fatihah dan
ditutup dengan surah An-Nas."
Al-Qur'an adalah dasar agama, sumber nilai yang paling utama, sebagai
hidayah untuk membimbing umat manusia demi mencapai kesuksesan dan ketentraman
dalam hidupnya. Al-Qur'an juga berfungsi sebagai Al-Furqon (Pembeda) antara
yang haq dan yang bathil, penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya, Al-Huda
(Petunjuk), Dzikr (Pengingat) dan juga berfungsi sebagai As-Syifa’ (obat) dari
segala penyakit.
Al-Quran sesungguhnya merupakan kitab yang berisi petunjuk dasar untuk
hidup di alam dunia. Dengan menggunakan petunjuk itulah, kita diminta oleh
Allah SWT untuk beribadah kepada-Nya. Ibadah dalam arti luas, bukan terbatas
pada ruang lingkup ritual dan sakral, tetapi seluruh aplikasi kehidupan manusia
sesungguhnya bagian dari ibadah. Tanpa menggunakan petunjuk itu, maka apapun
yang kita niatkan sebagai ibadah akan sia-sia.
Tidak sedikit dari umat islam yang ada di Indonesia, yang pandai membaca
dan menghafal Al-Qur'an, tetapi dalam aspek spiritual saja. Maksudnya, apabila
mereka menghafal dan membacanya, maka mereka mendapatkan pahala dari Allah SWT
tanpa tahu terjemahnya, apalagi makna yang terkandung didalamnya. Padahal,
informasi yang terkandung di dalamnya adalah aspek terpenting yang dibutuhkan
dalam menata dan membibing kita dalam kehidupan di dunia akan tetapi dilupakan.
Mereka beranggapan bahwa belajar menerjemahkan Al-Qur'an itu susah dan
membutuhkan waktu yang sangat lama. Saya akui memang membutuhkan niat dan tekad
yang kuat agar dapat cepat bisa
menerjemahkan Al-Qur'an serta mengetahui makna yang terkandung di dalamnya.
Karena fungsi Al-Qur'an adalah sebagai pedoman hidup manusia. Jadi tugas kita
sebagai umat muslim harus bisa menerjemahkan Al-Qur'an agar kita dapat mengetahui informasi apa yang
terkandung dibalik ayat-ayat yang ada di dalam Al-Qur'an.
Menggunakan Al Quran terjemah untuk memahami isi kandungannya adalah
salah satu metode mudah yang bisa kita lakukan. Terutama bagi orang-orang yang
tidak menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa ibu maupun penutur. Seperti yang
kita tahu, ayat-ayat dalam Al-Qur’an memakai bahasa Arab, karena diturunkan
kali pertama dan berkembang di Jazirah Arab. Bahasa Arab memang tampak tidak mudah, tetapi selama kita punya
keyakinan untuk memahaminya, maka rintangan seberat apapun bisa dilewati.
Selain itu, tidak ada larangan untuk mempelajari Al-Qur’an melalui versi
terjemahannya. Hal tersebut membuktikan bahwa sesungguhnya kita diberi
kemudahan untuk mengkaji Al-Qur’an dan kita dapat memperoleh banyak manfaat
dari kitab tersebut.
Setelah berkesempatan mendapat bimbingan belajar Al-Qur'an menggunakan
Metode Tilawati pada minggu yang lalu,
pada hari ini Senin, 13 November 2018, dosen pengampu kami, Prof. Dr. Moh. Ali
Aziz, M.Ag ditemani oleh Bu Ati' Nursyafa'ah M.Kom.I memberikan kesempatan kepada kami untuk bertemu pengajar dari Rumah Al-Qur'an LPPIQ
(Lembaga Pendidikan dan Pengkajian Ilmu Al-Qur'an) dengan Bapak Anshori Arif
sebagai pemateri "bagaimana cara mudah menerjemahkan Al-Qur'an?."
LPPIQ (Lembaga Pendidikan dan Pengkajian Ilmu Qur'an) merupakan sebuah
lembaga yang memiliki fokus di dunia Al-Qur'an dan didirikan dengan tujuan
memudahkan dalam pembelajaran Al-Qur'an. Berdiri sejak tahun 1993 dan
dipelopori oleh Prof. KH. Roem Rowi, MA. Tujuan beliau mendirikan lembaga ini
adalah agar masyarakat dapat mempelajari Al-Qur'an dengan mudah dan tidak hanya
untuk anak pondok atau Universitas Islam saja tetapi semua kalangan bisa
belajar Al-Qur'an. Lembaga ini juga
mengajarkan metode cepat dan mudah dalam menerjemahkan Al-Qur'an. Lembaga ini
bertempat di Jl. Karah Tama Asri I No.30, Karah, Jambangan, Kota Surabaya.
Langkah yang dapat kita lakukan agar mengetahui makna yang terkandung
dibalik ayat-ayat tersebut adalah dengan menguasai terjemahan surah Al-Baqarah.
Dengan menguasai terjemahan surah Al-Baqarah kita akan mudah dalam menerjemahkan surat-surat
yang lainnya. Mengapa bisa begitu?
Sistematika surah Al-Quran bentuknya seperti
piramida (segitiga). Posisi bawah dan isi surahnya yang paling panjang sebagai
pondasi bangunan piramida ditempati oleh surah Al-Baqarah, sementara ujung
puncaknya ditempati surah An-Naas. Surah Al-Baqarah memiliki hampir 80% dari seluruh kosakata yang dipakai dalam
Al-Qur'an. Dengan Demikian kunci-kunci mengenali kosakata Al-Qur'an, ada di
dalam surah Al-Baqarah.
Terjemah sendiri memiliki fungsi sebagai petunjuk, rahmat, obat, dan
pembeda. Terdapat kunci utama dalam mempelajari Al-Qur'an dimana siapapun yang
ingin lancar dalam membaca Al-Qur'an, lancarkan dulu surah Al Baqarah.
Begitupun bagi siapapun yang ingin menerjemah Al-Qur'an, lancarkan dulu surah
Al Baqarah. Karena yang banyak mewakili kosakata dalam Al-Qur'an ringkasannya
terdapat dalam surah Al Baqarah. Kosakata dalam Al-Qur'an kurang dari 110.000
kosakata, dimana 79% kosakatanya diulang-ulang. Pada Juz 1, terdapat 3680
Kosakata dan 2520 Kosakata yang terulang.
Maka
selayaknya sebagai muslim, kita bukan sekedar hanya membaca Al-Quran sebagai
ritus ibadah, tetapi lebih dari itu, seharusnya kita mempelajari maknanya,
mendalami esensi isinya, serta pengimplementasikan perintah-perintah yang ada
di dalamnya menjadi suatu tindakan yang nyata. Walaupun sekedar membacanya saja
kita sudah mendapatkan pahala. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ
حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ
حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al
Qur`an), maka baginya satu pahala kebaikan. Dan satu pahala kebaikan akan
dilipat gandakan menjadi sepuluh kali, aku tak mengatakan Alif Laam Miim itu
satu huruf. Akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf, dan Miim satu
huruf." (HR. At-Tirmidzi no. 2835)
Al-Quran sendiri telah mengumpamakan orang yang membaca kitab namun
tidak mengerjakan isinya seperti layaknya keledai yang memanggul kitab.
"Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan
kepadanya Taurat, kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang
membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang
mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum
yang zalim." (QS. Al-Jumu’ah: 5)
Sebenarnya, menerjemahkan Al-Qur'an sangatlah mudah jika kita mempunyai
niat dan tekad yang kuat. Allah beri kita kemudahan untuk memahami Al-Qur'an
melalui Qs. Al Qamar [54] : 17 dimana terdapat 2 poin, yang pertama Allah
mengatakan bahwa Al-Qur'am mudah dipelajari dan yang kedua yaitu Adakah yang
ragu mempelajari Al-Qur'an? Bacalah ayat 17,22,32,40 untuk meyakinkanmu.
Allah telah menjamin semua hambanya bahwa tidak ada kesulitan bagi
siapapun asal kita mempunyai niat dan tekad yang kuat, serta tidak lupa untuk
berdo'a. Allah maha mendengar dan maha mengabulkan doa doa hambanya yang
berserah diri. Maka janganlah pernah khawatir doa kita tidak dikabulkan oleh
Allah SWT.
Seperti yang sudah dijelaskan dalam kutipan artikel "Beragama
Dengan Ceria" oleh Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag yang terdapat pada
www.terapishalatbahagia.com "Islam diturunkan untuk membahagiakan Anda,
bukan untuk menyusahkan Anda, maka raihlah kebahagiaan itu dengan pengalaman
agama dengan sukacita. Jika ada ajaran yang menurut Anda menyusahkan, maka
pastikan cara pandang Anda yang salah karena mungkin berdasar hawa nafsu, bukan
dengan akal sehat. Atau karena pengetahuan Anda yang sempit atau karena
penafsiran yang keliru. Kerjakan perintah Allah semampu Anda dan Allah SWT
pasti Mahatahu kesulitan dan semangat Anda. Jika Anda beragama dengan dukacita,
bagaimana mungkin Anda bermuka ceria dan menebar kasih kepada sesama, dan
mungkinkah ada orang lain tertarik pada agama Anda?"
Sekian yang dapat saya sampaikan tentang ilmu baru yang saya dapatkan
hari ini, jika terdapat kritik dan sarat bisa langsung komen dibawah yaa:)
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Komentar
Posting Komentar